Mau Tau Cara Pembibitan Udang Galah ? Yuk Kepoin

udang galah

Udang galah termasuk famili Palamonidae dengan species Macrobrachium rosenbergii . bagian tubuh dari udang jenis ini terdiri dari tiga bagian yaitu, kepala dan dada, badan, dan ekornya. Jenis udang ini adalah udang yang sangat mudah dalam proses pembudidayaanya. Maka dari itu banyak orang Indonesia yang tertalik dalam pembudidayaan udang ini sehingga bernilai tinggi. Sebelum melakukan pembudidayaan, maka kita haru melakukan pembenihan terlebih dahulu. Berikut adalah cara pembenihan udang galah :

  1. Penyeleksian Induk Udang Galah

Sebelum kita ketahap berikutnya, yang pertama kali harus kita lakukan adalah melakukan seleksi terhadap induk udang galah. Induk betina biasanya berukuran sekitar 40gram keatas. Sedangkan pada induk jantan biasanya berukuran 50gram keatas. Pemilihan induk yang berkualitas biasanya berumur 8-20 bulan. Induk udang juga harus yang sudah layak untuk kawin dan usahakan juga yang pertumbuhanya paling cepat diantara udang yang lainya. jangan pilih udang yang yang cacat/abnormal karena akan merugikan dan akan susah bertelur.

  1. Pemeliharaan Udang Galah

Dalam pemeliharaan indukan, akan lebih baik jika dilakukan pemisahan terlebih dahulu antara induk jantan dan induk betina. Biasanya indukan dipelihara dikolam dengan kepadatan 3 hingga 4 ekor/m2. Berikan pallet dengan kandungan 30% dari bobot udang imdukan.

udang galah1

  1. Pemejahan Pada Udang Galah

Udang galah akan melakukan apabila sudah memiliki gonad yang biasanya muncul warna orange kekuning kuningan yang biasanya muncul atau menyebar disebagian gonad. Perkawinan biasa terjadi pada malam hari dan biasaya terjadi setiap tahunya.

Perlu diperhatikan bahwa sebelum melakukan pemejahan, indukan akan mengalami pergantian kulit dan setelah itu kondisinya akan sangat lemah. Setelah proses ini lah mereka akan melakukan pemejahan karena kondisi indukan akan pulih kembali. Sebaiknya di dalam kolam atau akuarium diberi 3 induk betina dan satu induk jantan agar terjadi pemejahan yang maksimal. Dalam proses ini alangkah baiknya jika pemberian makan dilakukan selama 4x dalam sehari. Setelah itu, kita hanya tinggal menunggu selama 21 hari.

  1. Penetasan Telur Udang Galah

Setelah proses pemejahan yang berlangsung selama 21 hari, maka induk betina akan mengeluarkan telur yang berwarna abu-abu. Setelah itu siapkan tempat berukuran 1 x 1 x 0,5 m2 untuk memindahkan indukan kedalam wadah tersebut. Larutkan juga larutan malacthite green untuk merendam indukan selama 15 menit. Hal ini akan berfungsi untuk mempercepat penetasan indukan selama suhu tetap berada dalam kisaran 23 hingga 300C

  1. Pemeliharaan Larva Udang Galah

Pemeliharaan larva udang galah dapat dilakukan dalam fibrerglass. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan larva udang galah, diantaranya adalah kualitas pakan yang diberikan dan ukuran pakan yang harus disesuaikan dengan ukuran pada larva udang galah.

Selain itu, pada hari ketiga ketika larva udang galah menetas, maka harus diberi pakan nauplii disetiap 3 jam sekali. Setelah itu, pada hari kesebelas berilah artemia dan diselingi dengan pakn buatan hingga menjadi post larva dengan intensitas pemberian makan 3 jam sekali. Selain pakan, perhatikan juga tingkat kebersihan air. Air harus sering diganti setiap hari dengan intensitas 25-50%. Kotoran juga dapat dibersihkan dengan cara dispon. Selain ini, salinitas media pemeliharaan larva harus dipertahankan hingga 10-12 ppt. Setelah  juvenil salinitas media diturunkan bertahap hingga 0 ppt kemudian juvenil siap dipasarkan atau ditebar ke beberapa kolam hingga ukuran konsumsi.

Nah, mudah bukan untun melakukan pembibitan udang galah? Silahkan mencoba.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *